Berita

Jamuan makam malan perdana Presiden Prabowo Subianto/YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Momen Hangat Prabowo Jamu Tamu Negara di Istana

SELASA, 22 OKTOBER 2024 | 10:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jamuan makan malam Istana untuk tamu negara dan perwakilan negara sahabat merupakan salah satu acara penting yang digelar setelah pelantikan Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Digelar pada Minggu malam, 20 Oktober 2024, acara makan malam itu menjadi momentum bersejarah bagi Prabowo dan merepresentasikan arah kebijakan luar negerinya yang lebih terbuka dan bersahabat. 

Presiden mengenakan jas hitam dengan peci hitam. Di samping kiri Presiden ada Perdana Menteri Brunei Sultan Hassanal Bolkiah, di samping kanan ada Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr.


Presiden menyapa para tamu yang hadir dan menyampaikan Seremoni dalam bahasa Inggris. Dia menyoroti demokrasi di Indonesia yang terhitung masih baru dan harus banyak belajar. 

Namun Indonesia menyadari bahwa negara ini harus terus memperbaiki diri dalam mewujudkan demokrasi yang ideal.

“Kita baru mengalami demokrasi konstitusional, masih harus banyak belajar. Kami menyadari bahwa kami harus meningkatkan semua pelayanan dan semua pelaksanaan demokrasi yang ideal,” kata Presiden.

Prabowo juga menyampaikan keinginan Indonesia untuk menjadi mitra kerja sama internasional yang baik dengan seluruh negara. 

“Indonesia ingin menjadi tetangga terbaik, mitra terbaik untuk bekerja sama demi kebaikan bersama, perdamaian bersama, kesejahteraan bersama,” katanya.

Selanjutnya, Prabowo mempersilakan para tamu negara untuk bersulang. Presiden mengangkat gelas, sementara para tamu undangan berdiri.

Presiden juga mengatakan bahwa, dirinya baru pertama kali memimpin acara jamuan seperti ini. Dia meminta maaf apabila kurang berpengalaman dalam menjamu makan malam resmi ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya