Berita

Menko Kumham Impas Yusril Ihza Mahendra dan Wamenko Kumham Impas Otto Hasibuan/RMOL

Politik

Yusril Ihza Mahendra: Pak Otto Bos Saya di Peradi!

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 22:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI



RMOL. Kedekatan Menko Hukum dan HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Impas) Yusril Ihza Mahendra dengan Wamenko Kumham Impas Otto Hasibuan tidak diragukan lagi.

Keduanya, merupakan jebolan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk mengurus penegakkan hukum, hak asasi manusia, imigrasi dan pemasyarakatan selama lima tahun ke depan.


Dalam panggung acara pisah sambut kementerian hukum dan HAM di Gedung Kemenkumham, Yusril bernostalgia terkait kedekatannya dengan Otto Hasibuan. 

"Dengan Pak Otto Hasibuan beliau ini bos saya di Peradi," kata Yusril sambil tertawa disambut tepuk tangan para pejabat tinggi Kemenko Kumham Impas, Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin, 21 Oktober 2024.

Yusril menuturkan Otto merupakan orang yang memberikannya legalitas sebagai pengacara di Indonesia.

"Kartu advokat saya itu yang teken beliau. Kalau beliau cabut kartu advokat itu saya nggak bisa praktik di pengadilan," ujarnya.

Mantan Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengatakan seluruh elite di Kemenko Kumham Impas ini merupakan orang yang dikenalnya sehingga untuk melakukan koordinasi empat kementerian di bawahnya akan lebih mudah.

"Pak Otto orang baik, orang baik saya kenal sejak lama. Saya yakin dengan beliau dapat bekerja sama-sama secara sinergis begitupula saya kenal semua Pak Supratman, Pak Natalius Pigai," ucapnya.

"Terakhir harapan saya terimakasih karena semua kita ini bukan orang asing satu dengan yang lain," demikian Yusril Ihza Mahendra.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya