Berita

Todotua Pasaribu/RMOL

Bisnis

Ini Profil Todotua Pasaribu, Eks CEO Bomba Group yang Bantu Prabowo Genjot Investasi Nasional

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 12:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kabinet Merah Putih di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi terbentuk.

Presiden terpilih menempatkan sejumlah politikus hingga sosok profesional untuk mendukung pemerintahannya pada periode 2024 hingga 2029 mendatang. Salah satu sosok yang dipilih Prabowo untuk menduduki kursi Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi ini ialah Todotua Pasaribu.

Pria yang akrab disapa Todo itu sebelumnya dikenal memiliki latar belakang yang kuat di bidang ekonomi sebagai pengusaha. Ia merupakan mantan Chief Executive Officer (CEO) di Bomba Group, perusahaan holding investasi yang bergerak di sektor perkebunan, pertambangan, properti, energi serta kontraktor dan logistik hingga Februari 2023.


Di bawah kepemimpinannya, Bomba Group berhasil memperluas jangkauan bisnisnya dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Seperti dikutip dari LinkedIn, selain memimpin Bomba Group, Todotua juga menjabat sebagai Direktur PT. Thopas Artha Nauli sejak tahun 2016. Tidak hanya itu, pengusaha ini juga pernah menjabat sebagai Direktur PT. Chatura Indonesia pada tahun 2012, dan sebelumnya menjabat sebagai Operations Manager di PT. Jagad Energy pada 2005 silam.

Sementara, untuk sepak terjangnya di dunia politik, Todo mulai dikenal setelah ia menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden 2024.

Peran aktifnya dalam kampanye tersebut telah memperkuat posisinya di kancah politik nasional.
Sehingga usai pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2024, Todo resmi ditunjuk oleh Prabowo sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi untuk menemani Menteri Rosan Roeslani.

Dengan latar belakang kuat di bidang ekonomi dan investasi, ia dipercaya untuk membantu mewujudkan visi besar Presiden Prabowo dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Melalui jabatan tersebut, Todo memiliki peran strategis dalam menarik minat investor global serta memfasilitasi investasi domestik di berbagai sektor prioritas.

Menurut Todo, salah satu kunci utama untuk mencapai target tersebut adalah menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Hal ini, katanya akan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah Prabowo.

"Pemerintahan berikutnya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan memperbaiki iklim investasi. Selain itu, bagaimana kita bisa memangkas proses birokrasi yang rumit menjadi lebih sederhana dan efisien," kata Todo beberapa waktu lalu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya