Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Resmi jadi Presiden, Prabowo Jangan Mau Dikendalikan Bayang-bayang Jokowi

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 08:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kondisi bangsa Indonesia akan gonjang-ganjing apabila Presiden Prabowo Subianto masih mau dikendalikan dan di bawah bayang-bayang mantan Presiden Joko Widodo beserta keluarganya.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menilai jika dilihat dari deras dan kencangnya kritik yang dilakukan masyarakat sipil terhadap pemerintahan Jokowi hal itu diakibatkan karena demokrasi, hukum, dan moral yang semakin amburadul, yang diciptakan Jokowi selama 10 tahun terakhir.

"Untuk itu, rakyat akan mendukung Prabowo Subianto dalam agenda politik dan pemerintahannya. Tetapi Prabowo jangan mau diatur-atur dan dikendalikan oleh Joko Widodo, keluarga dan kroninya," kata Muslim kepada RMOL, Senin, 21 Oktober 2024.


Muslim menilai, dukungan rakyat terhadap pemerintahan Prabowo tidak akan utuh selama Gibran Rakabuming Raka masih bercokol sebagai Wakil Presiden.

"Sosok Gibran, putra Joko Widodo adalah bukti kerusakan hukum, konstitusi, moral dan demokrasi dan cederanya kedaulatan rakyat. Lagipula, pemaksaan Gibran sebagai Wakil Presiden adalah pengkhianatan reformasi. Karena Gibran adalah produk KKN Joko Widodo selama 10 tahun berkuasa," terang Muslim.

Untuk itu kata Muslim, Prabowo diharapkan jangan menjadi boneka Jokowi. Karena hal itu adalah bayang-bayang suram sejarah Republik selama 1 dekade Indonesia.

"Presiden Joko Widodo adalah produk reformasi gagal dan agen terbaik dari oligarki dan politik liberal saat ini. Rakyat akan mendukung Prabowo dengan agenda reformasi dan perubahannya untuk Indonesia yang lebih baik dan bermartabat. Indonesia yang maju, kuat dan disegani oleh kawan maupun lawan," jelas Muslim.

Jika saja, Prabowo masih mau dikendalikan dan di bawah bayang-bayang Jokowi, keluarga dan kroninya kata Muslim, dijamin Indonesia akan tetap gonjang-ganjing terus.

"Karena rakyat akan terus bersuara dan akan lakukan kritik terus menerus untuk perbaikan negeri yang dirusak oleh Joko Widodo, keluarga, dan kroninya selama ini. Akhirnya, selamat bekerja untuk Prabowo. Membawa Indonesia lima tahun ke depan. Barakallahu," pungkas Muslim.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya