Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Ingatkan Seluruh Pimpinan Pemerintahan Berani Berantas Korupsi

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 20:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada seluruh anak buahnya di pemerintahan agar mampu memberikan contoh yang baik dan juga berani memberantas korupsi.

Mantan Menteri Pertahanan RI itu menegaskan upaya memberantas korupsi tidak cukup hanya sekadar perbaikan sistem tapi juga penegakkan hukum yang tegas serta melibatkan digitalitasasi.

"Saya sudah katakan kita harus berani menghadapi dan memberantas korupsi dengan perbaikan sistem dengan penegakan hukum yang tegas dengan digitalisasi insya Allah kita akan kurangi korupsi secara signifikan," kata Prabowo di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Minggu, 20 Oktober 2024.


Selain itu, ia menekankan kepada seluruh pimpinan di pemerintahannya nanti harus mampu memberikan contoh yang baik agar terhindar dari praktik korupsi.

"Ini harus kita lakukan seluruh unsur pimpinan harus memberi contoh ing ngarso sung tulodo," ujarnya.

Prabowo menganalogikan sebuah pepatah tentang ikan busuk jika pimpinannya tidak bersih maka seluruh anak buah juga akan kotor. Oleh sebab itu, Prabowo ingin seluruh pejabat yang menjadi anak buahnya agar mampu memberikan teladan.

"Ada pepatah yang mengatakan kalau ikan menjadi busuk,busuknya mulai dari kepala. Semua pejabat dari semua eselon dari semua tingkatan harus memberi contoh untuk menjalankan kepemimpinan pemerintahan yang sebersih-bersihnya," ujarnya.

"Mulai contoh dari atas dan sesudah itu penegakan hukum yang tegas dan keras," sambungnya.

Dengan demikian, Prabowo percaya tingkat kemiskinan akan hilang seiring adanya pemberantasan korupsi secara tegas.

"Semua kita percaya dan yakin kita punya kekuatan menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Ini sasaran berat bahkan banyak yang mengatakan ini sesuatu yang tidak mungkin," ucapnya.

Ia menambahkan, pemimpin yang baik mampu mengubah keadaan dari yang tidak mampu ditempuh menjadi hal yang mudah dicapai.

"Pemimpin yang berani dan baik akan terpanggil untuk menghadapi yang tidak mungkin dan mencari jalan agar yang tidak mungkin kita atasi. Bangsa yang berani adalah bisa membikin yang tidak mungkin menjadi mungkin," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya