Berita

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto/Repro

Politik

6 Sektor Ini Bisa Membantu Prabowo Wujudkan Indonesia Sejahtera

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 19:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepentingan rakyat wajib diutamakan di setiap keputusan yang diambil Prabowo Subianto setelah resmi menjabat sebagai Presiden Indonesia.

“Kami berharap Bapak Presiden dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan selalu prorakyat," kata Direktur Center For Strategy and Information (CSI), Edy Syahputra, Minggu, 20 Oktober 2024.

Sejalan dengan kepentingan rakyat, CSI mengingatkan kepada Presiden Prabowo untuk fokus pada enam sektor penting, yakni militer, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta kelautan, dan perikanan.


Menurut Edy, penguatan di bidang-bidang ini akan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global dan memastikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks, Indonesia memerlukan angkatan militer yang modern dan profesional.

Maka dari itu, ia mendorong Presiden Prabowo untuk meningkatkan alokasi anggaran modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), pelatihan prajurit dan kesejahteraan prajurit.

"Sehingga dengan begitu, kita dapat menjaga kedaulatan dan keamanan negara dengan lebih baik," sambungnya.

Di sektor ekonomi, memperbanyak lapangan pekerjaan juga penting dalam mengurangi kemiskinan.

"Saya berharap pemerintah dapat mengembangkan kebijakan yang mendukung investasi, inovasi, dan kewirausahaan, serta memberikan insentif bagi sektor-sektor strategis," jelas Edy.

Dalam hal pendidikan, Edy menekankan bahwa investasi di sektor ini adalah kunci untuk menciptakan sumber daya manusia berkualitas.

Prabowo, kata dia, harus memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang baik dan relevan dengan kebutuhan zaman. Salah satunya dengan penguatan program pelatihan vokasi dan pengembangan keterampilan untuk mendukung kesiapan generasi muda menghadapi tantangan global dan dunia digital.

Lalu soal kesehatan masyarakat, Prabowo wajib menghadirkan akses layanan kesehatan yang berkualitas sebagai hak dasar setiap warga negara.

"Saya berharap Presiden Prabowo dapat meningkatkan investasi di sektor kesehatan, memperkuat infrastruktur medis, dan memastikan bahwa semua lapisan masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai," jelas Edy.

Sektor penting lainnya adalah kelautan dan perikanan. Dengan kekayaan sumber daya laut yang dimiliki Indonesia, pengelolaan yang baik bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

"Dukungan terhadap nelayan lokal dan penerapan teknologi yang lebih modern sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor ini," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya