Berita

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja bersama Anggota Bawaslu Puadi/RMOL

Bawaslu

MPR Hanya Undang Satu Pimpinan Bawaslu Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 08:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ternyata tidak mengundang seluruh pimpinan lembaga penyelenggara pemilu, untuk menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja menerangkan, jajarannya mendapat perlakuan berbeda dari MPR jika dibandingkan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang pimpinannya diundang seluruhnya. 

"Yang diundang cuma satu," ujar sosok yang kerap disapa Bagja itu, saat ditemui usai membuka acara Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu yang diselenggarakan Bawaslu, di Mercure Hotel Ancol, Jakarta Utara, Jumat malam, 19 Oktober 2024.


Dia menegaskan, Bawaslu berkewajiban menjalankan peran dan fungsinya sebagai pengawas pemilu hingga tahapan akhir, yaitu pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih untuk pilpres, dan pelantikan anggota legislatif DPR dan DPD untuk pileg. 

"Tahapan akhir pemilu alhamdulillah adanya pelantikan. Jadi pengawasan kami sampai dengan nanti pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih," sambungnya memperjelas. 

Bagja sebagai anggota Bawaslu dia periode keheranan, mengapa hanya Ketua Bawaslu saja yang diundang, sementara 4 orang anggota Bawaslu lainnya tidak dikirim surat oleh MPR. 

"Jadi enggak tahu kenapa seperti itu," ungkapnya.. 

Kendati begitu, Bagja yang kini sebagai Ketua Bawaslu memastikan kehadirannya di acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi ini, 20 Oktober 2024.

Meskipun hanya satu orang pimpinan Bawaslu yang diundang, dia memastikan tugas pengawasan untuk tahapan akhir Pilpres 2024 akan tetap berjalan. 

"Tapi kami tetap melakukan pengawasan. Karena tahapan akhir dari penyelenggaraan pemilu adalah pelantikan, baik pelantikan kemarin DPR DPD dan sekarang pelantikan presiden dan wakil presiden," demikian Bagia menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya