Berita

Potret Yahya Sinwar/Ner

Dunia

Iran: Pembunuhan Yahya Sinwar Perkuat Semangat Perlawanan

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 15:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa jam setelah laporan kematian Ketua Biro Politik Hamas Yahya Sinwar dirilis, pemerintah Iran merespons kabar tersebut melalui perwakilannya di PBB.

Dalam sebuah unggahan di platform X, Misi Iran di PBB menyebut kematian Sinwar akan mengarah pada penguatan semangat blok perlawanan di kawasan Timur Tengah.

"Semangat perlawanan akan menguat. Ia akan menjadi contoh bagi para pemuda dan anak-anak yang akan meneruskan jalannya menuju pembebasan Palestina," tegas pernyataan itu, seperti dimuat Al Arabiya pada Jumat, 18 Oktober 2024.


Menurut Iran, Sinwar adalah sumber inspirasi dan kematiannya tidak akan melemahkan para pejuang yang ingin bebas dari agresi Israel.

"Selama pendudukan dan agresi masih ada, perlawanan akan terus ada, karena sang martir tetap hidup dan menjadi sumber inspirasi," tambahnya.

Militer Israel mengumumkan pada hari Kamis, 17 Oktober 2024 bahwa pasukannya telah membunuh Sinwar dan dua pejuang Hamas lainnya di Rafah, Gaza selatan.

“Kemarin di Tel Sultan di Rafah, Yahya Sinwar berhasil dihabisi oleh pejuang militer,” kata juru bicara militer Laksamana Muda Daniel Hagari.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut bahagia kabar kematian Sinwar, menyebutnya sebagai momen bersejarah bagi militernya.

Kendati demikian, dia menolak menghentikan perang dan akan tetap melanjutkannya hingga seluruh sandera yang diculik Hamas kembali ke rumah.

"Kepada keluarga sandera yang terkasih, saya katakan: Ini adalah momen penting dalam perang. Kami akan terus berjuang dengan kekuatan penuh sampai semua orang yang Anda cintai, orang-orang yang kami cintai, pulang ke rumah," kata Netanyahu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya