Berita

Sekjen PBB Mohammad Masduki bersama Ketua Pemuda Muslimin Indonesia, Ketua Pemuda Mathlaul Anwar, dan Ketua Pemuda Al Wasliyah./Ist

Politik

Sekjen PBB Masduki Ajak Kader Muda GPII Masuk Ranah Politik

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 07:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Para kader Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dapat berkontribusi membantu masyarakat dengan masuk ke ranah politik lewat ide dan gagasan.

Pesan itu disampaikan Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Mohammad Masduki saat hadir di acara Musyawarah Kerja Nasional GPII bertema “Kolaborasi dan Sinergi Pemuda Islam Menuju Indonesia Emas 2045” yang diselenggarakan pada 17-19 Oktober 2024 di Jakarta.

“Saya mengundang kepada para aktivis GPII yang sudah malang-melintang mempersilakan meniti karir politiknya, salah satunya di Partai Bulan Bintang, tapi tidak harus,” kata Masduki dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Jumat, 18 Oktober 2024.


Apalagi, kata Masduki, GPII merupakan salah satu ormas Islam yang menjadi pendiri Partai Bulan Bintang pada 1998.

PBB sendiri masih eksis hingga kini, dengan mengorbitkan kader-kader terbaiknya.

“Dari 22 ormas Islam yang mendirikan PBB, salah satunya adalah GPII,” kata Masduki.

Ajakan kader muda untuk berpolitik bukan tanpa sebab, Masduki menilai gerakan pemuda ini akan berdampak bagi Indonesia di masa mendatang.

“Saya kira GPII adalah wadah atau ruang untuk melatih diri. Tetapi untuk muncul dalam pentas kepemimpinan nasional, regional, itu tidak ada jalan lain selain gerakan politik. Nah, GPII telah melahirkan partai politik, ya PBB,” kata Masduki.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya