Berita

Puluhan mobil listrik Toyota bZ4x bekas operasional pelantikan Presiden dan Wakil Presiden akan langsung dijual/Dok TAM

Otomotif

Siap-siap, Toyota bZ4x Segera Dijual Usai Dipakai Acara Pelantikan Presiden dan Wapres

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 05:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Puluhan unit mobil listrik diturunkan PT Toyota Astra Motor (TAM) untuk menjadi alat transportasi tamu negara dalam acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2024 nanti. Setidaknya ada 68 unit Toyota bZ4x yang disediakan TAM.

Kendaraan ramah lingkungan ini sudah sempat dipercaya membawa tamu penting dalam acara KTT G20 Bali sampai Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di IKN lalu. 

Ketika selesai digunakan, pihak TAM memastikan segera menjual seluruh kendaraan operasional tersebut.


“Pastinya nanti kalau sudah tidak digunakan lagi akan dijual. Kebetulan memang sekitar 60 sampai 70 unit ini kan selalu digunakan oleh pemerintah. Mulai dari KTT, kemudian ada G20, kemudian ada KTT-KTT yang lain, termasuk kemarin juga acara di IKN. Jadi kita selalu menunggu saja,” kata Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy, di Jakarta, belum lama ini. 

Namun terkait harga jual, pihaknya belum bisa memastikan. Apakah banderolnya akan sama dengan bZ4X baru, atau dijual lebih murah. 

Penetapan harga akan disesuaikan dengan kondisi setiap unit. 

“Tergantung dari kondisi mobilnya saja nanti. Jadi kalau kondisi mobilnya seperti apa, ya kita sesuaikan harganya dengan itu,” jelas Anton. 

Adapun Toyota bZ4X yang baru dibanderol Rp1,190 miliar. Mobil listrik besutan pabrikan Jepang ini hanya punya satu varian, yakni penggerak roda depan (FWD). Dibekali baterai lithium-ion 335 volt dengan kapasitas 71,4 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 244 hp dan torsi 266 Nm.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya