Berita

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong/PSSI

Sepak Bola

Harapan STY agar Kevin Diks Debut Bulan Depan Sulit Terwujud

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 02:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kevin Diks sangat diharapkan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk segera berstatus WNI. Sehingga Kevin bisa ikut membela Tim Garuda saat menghadapi Jepang dan Arab Saudi bulan depan.

"Kevin Diks bisa bermain atau tidak saya tidak tahu. Tapi secara pribadi saya berharap Kevin Diks bisa bermain November nanti," ucap Shin Tae-yong kepada wartawan, Kamis, 17 Oktober 2024.

Sayang, harapan Shin Tae-yong (STY) itu tampaknya sulit terwujud. 


Pasalnya, transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat ini membuat proses naturalisasi Kevin Diks berpotensi tertunda.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menyatakan, Kevin Diks kemungkinan baru bisa debut tahun depan. Yaitu saat FIFA Matchday Maret 2025.

"Kita tahu bahwa sekarang di DPR itu masih tahap proses karena pemerintahan baru. Sekarang di DPR belum ada komisi-komisi. Kalau sekarang, kami juga bingung mau ke komisi berapa karena ada perubahan itu," jelas anggota Arya Sinulingga kepada wartawan, Kamis, 17 Oktober 2024.

"Kami jadi belum tahu kapan selesainya proses naturalisasi Kevin Diks karena belum diteken oleh DPR. Lalu sebentar lagi ada keberlanjutan antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Mudah-mudahan semua lancar dan prosesnya berjalan baik," tambahnya.

Kevin Diks sudah setuju untuk menjadi WNI setelah bertemu langsung dengan Ketum PSSI Erick Thohir belum lama ini. 

Pemain FC Copenhagen itu diharapkan bisa menjadi tambahan kekuatan bagi Indonesia dalam menghadapi pertandingan di putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bulan depan. Garuda dijadwalkan menjamu Jepang pada 15 November dan Arab Saudi pada 19 November 2024.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya