Berita

PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE)/Dok. NRE

Bisnis

Gandeng PNRE, SGN Bangun Pabrik Bioetanol Pertama di Banyuwangi

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 12:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), bersama PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) melakukan Kunjungan Manajemen ke Banyuwangi. 

Direktur Utama SGN Mahmudi mengatakan, kunjungan tersebut dalam rangka diskusi tindak lanjut kerja sama Proyek Bioethanol Glenmore PNRE – SGN, di PG Glenmore Banyuwangi. 

"Hari ini dilakukan kunjungan manajemen ke lokasi, setelah sebelumnya dilakukan kegiatan soil test. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung penyusunan kajian kelayakan rencana proyek Pembangunan Pabrik Bioethanol terintegrasi di area Pabrik Gula Glenmore, memenuhi amanat Peraturan Presiden RI No. 40 Tahun 2023," terang Mahmudi, dikutip Kamis 16 Oktober 2024. 


Menurutnya, Pabrik Bioethanol yang akan dibangun tersebut memiliki kapasitas sebesar 30.000 Kilo Liter per Tahun. 

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) merupakan anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan yang bergerak di bidang komoditas gula. Sementara PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero).

Pembangunan pabrik etanol pendanaannya dilakukan oleh Pertamina. Sementara SGN menyiapkan bahan baku produksi komoditas gula.

Lokasi pabrik gula Bioetanol yang akan dibangun terletak disebelah selatan pabrik gula, sehingga memudahkan distribusi bahan baku yang merupakan molasses atau tetes tebu yang disuplai oleh PG Glenmore.

"Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari menunaikan tugas pemerintah melalui Perpres 40 tahun 2023, selain swasembada gula disisi lain tugas penyediaan bioetanol. Kolaborasi dengan Pertamina NRE menjadi pabrik kedua yang dimiliki PTPN group, yang pertama ada di Mojokerto," jelas Mahmudi.

Direktur Manajemen Resiko Pertamina RNE Iin Febriana menegaskan pembangunan pabrik bioetanol tersebut merupakan komitmen Pertamina mewujudkan ketahanan energi.

"Kami telah sukses mengembangkan biodiesel dan hari ini akan kita dorong ke bioetanol dengan kolaborasi dengan SGN dengan mengembangkan bioetanol plant kedua," jelas Iin Febrian.

Hingga Minggu kedua Oktober 2024, PG Glenmore telah menggiling 799 ribu ton tebu, lebih tinggi dari realisasi 2023 dibulan sama yakni sebesar 728ribu ton tebu. 

Demikian juga dengan gula produksi lebih tinggi dari realisasi 2023 yakni 56ribu ton untuk sampai dengan Oktober dan 52 ribu ton di tahun 2023.

Kenaikan tersebut juga terjadi pada akumulasi tebu yang digiling oleh seluruh pabrik gula SGN, yakni sebesar 11 juta ton tebu realisasi hingga saat ini serta sebesar 10 juta ton tebu pada hari giling yang sama di tahun 2023. 

Sedangkan gula yang diproduksi saat ini sebesar 807 ribu ton dan sebesar 745 ribu ton di hari giling yang sama tahun 2023.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya