Berita

Super Air Jet/Net

Bisnis

Super Air Jet Buka Rute Baru Manokwari-Sorong-Jayapura-Makassar

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 16:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai Super Air Jet akan segera meluncurkan rute penerbangan baru yang menghubungkan Manokwari, Sorong, Jayapura, dan Makassar. 

Rencana ini telah dikonfirmasi oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari, Papua Barat, dengan dukungan dari manajemen Lion Group.

Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito, menyampaikan bahwa operasi penerbangan ini diharapkan dimulai pada November 2024, meskipun awalnya dijadwalkan pada akhir Oktober. 


"Rencana awal itu tanggal 27 Oktober 2024 tapi mundur, ya mudah-mudahan tanggal 10 November sudah resmi beroperasi," kata Herman dikutip Rabu 16 Oktober 2024.

Super Air Jet yang menggunakan pesawat Airbus A320 akan menggantikan Lion Air dengan pesawat Boeing 737. Herman menjelaskan bahwa pesawat baru ini diharapkan mampu mengatasi kendala keterlambatan pendaratan yang kerap terjadi akibat kondisi cuaca buruk, terutama angin kencang.

Selain itu, kehadiran Super Air Jet disebut telah menjawab kebutuhan transportasi udara masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. 

"Selama ini kalau Lion Air mau mendarat, sangat bergantung dengan kondisi angin. Kalau angin terlalu kencang, susah mendarat maka ditunda," ujar Herman.

Menurut Herman, tim asesmen dari Super Air Jet  sendiri telah melakukan peninjauan langsung di Bandara Rendani Manokwari untuk bahan persentase kepada Kementerian Perhubungan.

Salah satu poin penting yang diperhatikan adalah perpanjangan landasan pacu dari 2.000 meter menjadi 2.300 meter untuk mendukung keselamatan penerbangan.

Kehadiran maskapai ini, kata Herman disambut baik oleh masyarakat, terutama karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Herman juga menekankan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan layanan transportasi udara serta memperkuat ekosistem bisnis penerbangan yang berkualitas di wilayah tersebut.

"Kemarin kami sudah lakukan pertemuan dengan pemerintah daerah untuk membahas strategi meningkatkan minat masyarakat datang ke Manokwari," tuturnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya