Berita

Anggota DPR Fraksi PDIP, Gilang Dhielafararez/Dok: Parlementaria

Politik

Cegah Pungli, DPR Minta KPK Rutin Sidak Rutan

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 14:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

KPK didesak untuk menggelar sidak rumah tahanan (rutan) secara rutin. Pasalnya, berdasarkan informasi yang diperoleh kerap terjadi pungutan liar (pungutan liar) di Rutan KPK.

Hal itu disampaikan Anggota DPR Fraksi PDIP, Gilang Dhielafararez dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu, 16 Oktober 2024. 

Menurut dia, sidak rutin itu diharapkan bisa mendorong upaya bersih-bersih di Rutan KPK. 


“Publikasi laporan rutin mengenai kondisi di rutan penting. Kemudian pengawasan ketat dalam pengelolaan fasilitas dan terhadap kinerja petugas rutan juga bisa menjadi langkah untuk mencegah penyimpangan terjadi,” ujar Gilang.
 
Lanjut dia, KPK juga perlu membeberkan informasi mengenai hak-hak tahanan dan peraturan di dalam rutan melalui kegiatan sosialisasi. Harapannya, para tahanan mengetahui peraturan-peraturan yang harus dipatuhi di rutan.
 
“Keterbukaan (dari sosialisasi peraturan rutan) ini akan membantu memastikan bahwa semua tahanan mendapatkan hak yang setara tanpa diskriminasi, dan tahanan tidak bisa menggunakan uang atau pengaruh untuk mendapatkan fasilitas istimewa,” jelasnya.

Secara keseluruhan, ia menekankan perlu menerapkan reformasi sistem pengelolaan rutan. Jika dibiarkan tanpa ditangani secara tegas, skandal pungli di rutan akan mencoreng penegak hukum sekaligus menurunkan kepercayaan publik. 

"Dari kasus ini kita tahu ternyata lembaga penegak hukum sekalipun tidak luput dari persoalan pelanggaran hukum,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya