Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Israel Bocorkan Rencana Serangan Balasan Iran ke AS

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 15:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai dibombardir dengan ratusan roket, Israel kini bersiap melancarkan serangan balasan ke Iran. Memicu kekhawatiran bahwa perang regional bisa segera meletus.

Rincian rencana balas dendam tersebut telah diberitahukan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada mitranya Amerika Serikat. 

Menurut dua sumber pejabat anonim yang dikutip The Washington Post pada Selasa, 15 Oktober 2024, mengungkap bahwa Netanyahu sendiri yang menyampaikan strategi pembalasan tersebut kepada Presiden Joe Biden dalam panggilan telepon Minggu lalu. 


Dikatakan bahwa Netanyahu menjamin target yang akan diserang Israel hanyalah infrastruktur militer, bukan fasilitas nuklir dan minyak yang dikhawatirkan Biden. 

Sumber lain menyebut Israel akan melakukan serangannya terhadap Iran sebelum pemilihan umum AS pada 5 November, karena menunda respons akan dilihat oleh Iran sebagai tanda kelemahan.

"Itu akan menjadi salah satu dari serangkaian tanggapan," ungkap sumber tersebut.

Janji itu muncul saat Israel bersumpah untuk membalas serangan rudal balistik Iran dua minggu lalu, yang menurut Teheran dilakukan sebagai respons atas pembunuhan mantan pemimpin politik Hamas di Teheran pada bulan Juli, dan pembunuhan pemimpin lama Hizbullah, Hassan Nasrallah, bulan lalu di Beirut.

Baku tembak antara Tel Aviv dan Teheran meningkat tahun ini setelah Israel mengebom Kedutaan Besar Iran di Damaskus, Suriah, pada tanggal 1 April, yang menewaskan pejabat militer senior. 

Iran menanggapi serangan itu dengan meluncurkan ratusan pesawat nirawak dan rudal balistik ke Israel. Hampir semuanya dicegat oleh Israel, AS, dan sekutu regionalnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya