Berita

Timnas Indonesia berpeluang meraih 3 poin dalam laga melawan China pada Selasa malam nanti, 15 Oktober 2024/PSSI

Sepak Bola

Sama-sama Belum Pernah Menang, China Tak Boleh Diremehkan Indonesia

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 07:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Timnas Indonesia siap untuk menghadapi China pada matchday 4 putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Selasa malam nanti, 15 Oktober 2024. 

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan timnya tidak akan meremehkan kekuatan tuan rumah. Meskipun China sudah mengalami 3 kekalahan beruntun dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.

Jay Idzes dan kolega sudah disiapkan untuk mengantisipasi kebangkitan tuan rumah di laga nanti.


“Meskipun timnas China telah mengalami tiga kekalahan berturut-turut, saya tetap menghargai usaha dan penampilan mereka. Saat menghadapi banyak tim kuat di Asia, China sering menerapkan strategi bertahan rendah dan berhasil tampil cukup solid,” ucap Shin Tae-yong, dalam konferensi pers jelang pertandingan, Senin, 14 Oktober 2024.

Lebih lanjut, pria berusia 53 tahun tersebut berharap anak asuhannya bisa memberikan performa terbaik seperti yang ditunjukkan saat menghadapi Bahrain.

“Kedua tim memiliki peluang yang seimbang, 50-50. Hasil pertandingan besok (hari ini, red) akan sangat tergantung pada siapa yang mampu memaksimalkan peluang dan mencetak gol lebih banyak,” terangnya.

Berbeda dengan Tiongkok yang belum meraih poin, Tim Garuda justru belum terkalahkan dan bermain imbang di 3 pertandingan awal. Dan, melawan China akan jadi peluang terbesar mereka untuk mendapatkan 3 poin perdana.

“Kami tiba di Qingdao dari Bahrain dengan semangat dan keberanian tinggi. Kami berharap dapat memberikan yang terbaik dan meraih hasil positif,” pungkasnya.

Pertandingan antara Timnas Indonesia versus China bakal digelar di Stadion Qingdao Youth Football pada Selasa malam, 14 Oktober 2024. Kick off pertandingan akan dilangsungkan mulai pukul 19.00 WIB.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya