Berita

Rumah Dinas Anggota DPR RI/Net

Politik

Daripada Rusak dan Mubazir, Lebih Baik Rumah Dinas DPR Diserahkan ke Rakyat

SABTU, 12 OKTOBER 2024 | 17:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Kesekjenan DPR RI menyerahkan ratusan rumah kepada Kementerian Sekretaris Negara dan Kementerian Keuangan untuk dijadikan aset negara menuai kritik.

Kritikan itu buntut dari kebijakan penggantian rumah dinas anggota DPR periode 2024-2029 dengan uang tunjangan.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, daripada mubazir maka lebih baik rumah dinas tersebut dibagikan kepada rakyat yang membutuhkan.


Sebab, rumah dinas DPR yang berada di kawasan Kalibata Jakarta Selatan yang diklaim tidak layak huni itu justru sangat layak bagi sebagian orang yang membutuhkan.

"Karena memang rumah yang masih dianggap layak tinggal direnovasi, diperbaiki. Lebih baik rumahnya untuk rakyat aja," kata Ujang kepada RMOL, Sabtu 12 Oktober 2024.

Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia itu mengaku tidak habis pikir dengan kebijakan Kesekjenan DPR RI yang mengganti rumah dinas dengan uang tunjangan lalu rumahnya diserahkan ke kementerian terkait untuk jadi aset negara.

"Jadi, cara berpikir pejabat kita saya tidak tau ya, terbolak-balik gitu. Barang atau rumah ketika tidak digunakan akan lapuk rusak dan makin parah, dan ini juga bentuk kemubaziran tadi," sesalnya.

Sebab, di tengah situasi yang tak menentu ini masyarakat masih banyak yang kesusahan namun DPR malah membuang-buang anggaran dan mengosongkan rumah dinas yang sejatinya masih layak huni.

"Kita prihatin dalam konteks masyarakat sedang sudah tau-tau kebijakannya mengarah pada kemubaziran tersebut," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya