Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Ist

Politik

Kepercayaan Publik ke Prabowo Sejalan Dengan Tingkat Kepuasan ke Jokowi

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 21:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat kepercayaan publik terhadap Prabowo Subianto menjadi Presiden terpilih 2024-2029, dianggap sejalan dengan tingkat kepuasan publik kepada Presiden Joko Widodo yang telah memerintah selama 10 tahun ke belakang. 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menuturkan, dari beberapa survei nasional yang digelar dapat terlihat keselarasan tingkat kepercayaan kepada Prabowo dengan kepuasan terhadap Jokowi. 

"Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (dalam lembaga survei) mencapai 75 persen.  Sementara itu, kepercayaan masyarakat terhadap Prabowo Subianto lebih tinggi, yakni 84,3 persen," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat, 11 Oktober 2024.


Pengamat politik yang kerap disapa Biran itu menuturkan, kepuasan publik yang tinggi terhadap Jokowi dan kepercayaan besar kepada Prabowo, mencerminkan harapan rakyat akan keberlanjutan pemerintahan yang harmonis. 

"Jokowi dan Prabowo telah menunjukkan political will untuk menciptakan rekonsiliasi di antara elite politik. Rakyat Indonesia cenderung menghargai politik yang santun dan berorientasi pada persatuan, ketimbang politik yang memecah belah,” sambungnya.

Lebih lanjut, magister ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu memperkirakan, hasil survei kepuasan Jokowi dan juga kepercayaan kepada pemerintahan Prabowo, menunjukkan bahwa visi pemerintahan ke depan bakal mendapatkan dukungan yang luas. 

“Konsep Indonesia Maju 2045 yang diusung Prabowo diapresiasi oleh masyarakat, terlihat dari tingginya kepuasan terhadap Jokowi," demikian Biran menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya