Berita

Kandang Atletico Madrid berubah nama jadi Riyadh Air Metropolitano untuk 9 tahun ke depan/Twitter @Atleti

Sepak Bola

Ganti Nama Stadion, Atletico Madrid Kantongi Rp5,1 Triliun

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 15:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Atletico Madrid resmi mengganti nama stadion kandang mereka. Markas klub berjuluk Los Colchoneros itu kini berganti menjadi Riyadh Air Metropolitano.

Homebase yang punya nama asli Estadio Metropolitano itu telah jadi kandang Atletico Madrid sejak 2017. Tak lama kemudian, stadion ditambah nama Wanda di bagian depan menyusul hak namanya dibeli perusahaan real estate asal China, Wanda Group.

Nah, seiring kontrak Wanda Group bersama Estadio Metropolitano habis pada 2022, maskapai penerbangan Arab Saudi sekaligus sponsor utama Atletico Madrid, Riyadh Air, memutuskan untuk membeli hak nama stadion.


Pergantian nama menjadi Riyadh Air Metropolitano diumumkan Rabu malam WIB, 9 Oktober 2024. Kontrak Riyadh Air ini akan berlaku selama 9 tahun, atau hingga 2033.

"Kami telah mencapai kesepakatan selama sembilan tahun dengan sponsor utama kami untuk penamaan stadion kami. Pertandingan pertama dengan nama baru ini adalah pertandingan melawan Leganés pada tanggal 20 Oktober," tulis pernyataan resmi Atletico Madrid yang dikutip redaksi, Kamis, 10 Oktober 2024.

Menurut Sportspromedia, berkat kontrak nama stadion ini, Los Colchoneros meraup dana segar antara 250 juta hingga 300 juta euro. Atau setara Rp4,3 triliun hingga Rp5,1 triliun.

"Riyadh Air Metropolitano - seperti inilah stadion kami akan dikenal sebagai hasil dari kesepakatan selama sembilan tahun yang dicapai dengan sponsor utama kami untuk penamaan kandang Atletico. Maskapai penerbangan digital premium Arab Saudi ini menjadi sponsor utama klub pada tanggal 10 Agustus 2023 dan sekarang akan menjadi penamaan stadion kami," imbuh keterangan resmi Atletico.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya