Berita

Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto/Net

Politik

Jokowi Temui Prabowo Memastikan Keberlanjutan Pemerintahan?

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 17:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan empat mata yang dilakukan Presiden Joko Widodo dengan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto, menyita perhatian publik jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2024.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, komunikasi politik Jokowi menemui Prabowo menyiratkan satu hal. Yaitu, tidak bisa dilepaskan dari tata kelola pemerintahan ke depan. 

"Prabowo dan Jokowi diyakini sama-sama saling bertukar pikiran, sebab Prabowo menyatakan dirinya sebagai presiden terpilih yang akan melanjutkan program Jokowi," ujar Efriza kepada RMOL pada Rabu, 9 Oktober 2024.


Mengenai muatan perbincangan Jokowi dan Prabowo selama dua jam di Restoran Plataran Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa malam kemarin, 8 Oktober 2024 membahas soal keberlanjutan pemerintahan ke depan. 

"Diperkirakan yang dibicarakan adalah tentang rencana kerja dan program yang akan dilakukan oleh Prabowo setelah dilantik dalam waktu dekat," tuturnya. 

Oleh karena itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) itu meyakini, isi pembicaraan Jokowi dan Prabowo tentunya mengenai tata kelola pemerintahan ke depan. 

"Jokowi juga diyakini juga berbicara banyak hal dalam dua jam seperti perkembangan ketatanegaraan, juga membicarakan tokoh-tokoh yang layak dipertimbangkan jadi calon menteri begitu juga diperkirakan saling memberikan masukan soal calon menteri," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya