Berita

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andi Widjajanto/Ist

Politik

Berideologi Nasionalis, PDIP Sejalan dengan Gerindra di Pemerintahan Prabowo

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 10:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andi Widjajanto memberikan sinyal positif terkait hubungan parpol banteng dengan Partai Gerindra dan pemerintahan Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto. 

Andi mengatakan, salah satu hal yang membawa peluang kebersamaan PDIP dan Gerindra ke depan adalah kesamaan dalam ideologi. 

"Gerindra itu garuda merah maka jawabannya adalah nasionalis, dan nasionalis yang mirip mirip dengan apa yang dikembangkan oleh PDIP," kata Andi di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat pada Selasa kemarin, 8 Oktober 2024.


Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu menyatakan, ideologi nasionalis yang sama-sama dipegang teguh oleh PDIP dan Gerindra akan membawa bangsa menjadi lebih baik lagi. 

"Sekarang kita perhatikan salah-salah jawabannya tidak di level paradigmatik, di level kebijakan strategis, tapi jawabannya ada di institusi kelembagaan," sambungnya.

Lebih dari itu, Penasihat Senior Laboratorium Indonesia 45 (LAB 45) itu mengatakan, Partai Gerindra nampak sebagai institusi politik yang tidak bisa dilepaskan peranannya bagi kemajuan bangsa. 

Sebab, Andi memandang ideologi hingga praktis perjuangan Partai Gerindra sejalan dengan ayah dari Prabowo Subianto, Soemitro Djojohadikusumo yang merupakan Menteri Keuangan era Presiden Soekarno. 

"Bagaimana kita melihat pengaruh Profesor Soemitro dan pemikiran ekonominya di platform kebijakan strategis yang akan dibawakan pak Prabowo dan Gerindra," demikian Andi.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya