Berita

Kepala Menteri Khyber Pakhtunkhwa Ali Amin Gandapu yang dilaporkan hilang dan ditahan sejak hari Minggu, 6 Oktober 2024./The Print

Dunia

PTI Minta Ali Amin Gandapur Segera Dibebaskan

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 01:11 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kepala Menteri Khyber Pakhtunkhwa Ali Amin Gandapur dilaporkan hilang dalam perjalanan untuk berpartisipasi dalam protes di Islamabad. Gandapur dilaporkan ditahan aparat keamanan sesaat setelah sampai di lokasi demonstrasi.

Menyusul penangkapan itu, pemimpin senior Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) Asad Qaiser memperingatkan pemerintah kelompoknya akan menggelar protes nasional jika Gandapur tidak segera dibebaskan.

Walau para pemimpin senior PTI menyatakan bahwa Gandapur telah ditahan, namun pemerintah membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa Ketua KP tidak berada dalam tahanan resmi mana pun.


Berbicara di Majelis KP, hari Minggu lalu, 6 Oktober 2024, Asad Qaiser mengatakan penahanan Gandapur sebagai tindakan yang belum pernah terjadi. Ia juga mengutuk vandalisme yang merusak di Rumah KP Islamabad dan menekankan pembebasan Gandapur dengan cepat, bersama dengan pembebasan lebih dari 1.000 pekerja PTI yang ditahan.

Lebih jauh, ia mengkritik dugaan upaya pemerintah membungkam oposisi, dengan memperingatkan bahwa PTI akan memboikot pertemuan di Majelis Nasional, Senat, dan komite tetap jika amandemen konstitusi yang kontroversial diperkenalkan.

Mengacu pada 'penahanan', Qaiser mempertanyakan mengapa tidak ada perlakuan serupa untuk Kepala Menteri Punjab Maryam Nawaz, dengan membandingkannya dengan situasi Gandapur.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya