Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Tampung Keluhan Hakim, DPR Pertimbangkan Revisi UU Kehakiman

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 15:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR RI membuka peluang untuk merevisi Undang-undang tentang Hakim. 

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, usai menerima audiensi Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) di Ruang Rapat Komisi III, pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Dasco menekankan pentingnya meningkatkan kesejahteraan hakim, termasuk tunjangan dan hal-hal lain yang perlu diperkuat dalam undang-undang. 


"Ya, antara lain kita sudah sepakat tadi bahwa selain urusan mengenai kesejahteraan, tunjangan, dan lain-lain, ada beberapa hal yang perlu dikuatkan di dalam Undang-undang jabatan hakim. Supaya kawan-kawan hakim seluruh Indonesia ini bisa terjamin dalam beberapa hal," ungkap Dasco.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menambahkan, DPR berkomitmen untuk mendorong revisi Undang-undang tersebut sebagai solusi untuk masalah kesejahteraan hakim. 

"Saya sudah sampaikan juga kepada pemerintah ke depan. Nah ini akan diperhitungkan, mudah-mudahan bisa sinkron dan bisa kemudian jumlah hakim yang lebih kurang sembilan ribu ini dapat merasakan perbaikan-perbaikan," tandasnya.

Presiden terpilih Prabowo Subianto menginginkan hakim di Indonesia sejahtera, sehingga celah untuk melakukan tindakan korupsi bisa dihilangkan. Para hakim di Indonesia harus hidup sejahtera agar tidak bisa disogok saat mengurus suatu perkara di pengadilan.

“Supaya negara kita bisa hilangkan korupsi, para hakim yang tidak bisa disogok, para hakim yang tidak bisa dibeli, para hakim harus terhormat, para hakim harus mendapat perhatian dari negara, penghasilan yang memadai sehingga dia mempunyai harga diri yang sangat tinggi,” kata Prabowo ketika ditelepon Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam rapat audiensi Selasa siang, 8 Oktober 2024.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya