Berita

HMI berunjuk rasa saat peringatan HUT ke-498 Kabupaten Serang/Ist

Nusantara

Politik Dinasti Dongkrak Angka Pengangguran

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 14:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politik dinasti telah berdampak buruk terhadap pembangunan di Banten, khususnya di Kabupaten Serang.

Demikian dikatakan Ketua Umum HMI Cabang Serang, Eman Sulaeman saat berunjuk rasa dalam peringatan HUT ke-498 Kabupaten Serang, Selasa, 8 Oktober 2024.

Eman mengatakan, politik dinasti telah menyebabkan angka pengangguran meningkat. Di Kabupaten Serang saat ini tercatat ada 50.000 laki-laki dan 35.000 perempuan  tidak bekerja. 


"Kondisi ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah gagal menciptakan lapangan kerja, yang semakin parah akibat praktik politik dinasti yang mengabaikan potensi lokal," kata Eman.

HMI turut menyoroti kurangnya pemerataan puskesmas di wilayah ini. Dengan hanya 74 puskesmas harus melayani lebih dari 1,6 juta penduduk. 

"Pelayanan kesehatan yang buruk mencerminkan ketidakpedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Politik dinasti sering kali menjadikan kepentingan pribadi lebih penting daripada kepentingan umum," kata Eman.

HMI juga mempersoalkan masalah pembangunan daerah, termasuk praktik galian C ilegal yang merusak infrastruktur. 

"Penegakan hukum yang lemah mengakibatkan masyarakat menjadi korban ketidakadilan," kata Eman.




Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya