Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia/Net

Politik

Bahlil Lahadalia Bawa Golkar ke Zaman Kekelaman

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 07:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warganet mengecam Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usai menyerukan kader partai kader beringin untuk menang dengan segala cara dalam memenangkan Pilkada Serentak 2024.

Salah satunya disampaikan akun X Chanel Oposisi Indonesia yang dilihat redaksi, Selasa, 8 Oktober 2024.

Dalam unggahannya, Chanel Oposisi Indonesia menilai Bahlil Bahlil Lahadalia sedang membawa Golkar ke zaman kekelaman lewat pernyataannya tersebut.


Padahal mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung saat awal-awal reformasi sudah berjuang sekuat tenaga memoles citra Golkar yang dituding sebagai mesin Orde Baru.

"Pak @bahlillahadalia, Pak Akbar Tandjung susah payah memperbaiki nama @golkar_id @golkarpedia di era Reformasi, setelah dahulu jadi Mesin Orba, Dari ucapan bapak ini akan dikembalikan ke jaman Kekelaman lagi?" tulis Chanel Oposisi Indonesia.

Dalam video yang viral di media sosial, Bahlil menyemangati para kader untuk memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Sukoharjo pada Sabtu, 5 Oktober 2024 lalu.

Ia menginstruksikan kader Golkar, termasuk Hipmi, untuk memenangkan Luthfi-Yasin.

“Kalau ada potensi kalah, caranya gimana menang? Rumus Hipmi gak boleh kalah. Cara apapun lakukan, yang penting menang," tegas Bahlil.

Menteri ESDM itu bahkan melegalkan segala cara untuk menang, asalkan tidak melanggar aturan.

"Satu aja, jangan tabrak aturan. Kalau tabrak aturan, yang penting jangan ketahuan," kata Bahlil.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya