Berita

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Utut Adianto/RMOL

Politik

Pembentukan AKD DPR Tunggu Kepastian Jumlah Kementerian Pemerintahan Prabowo

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR RI periode 2024-2029 masih harus menunggu kepastian jumlah kementerian di pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Demikian disampaikan anggota DPR Fraksi PDIP, Utut Adianto, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (7/10). 

"Ya tunggu saja, kan belum, lagi digodok," kata Utut. 


Namun demikian, Utut menyebut bahwa kemungkinan jumlah komisi di DPR bertambah menjadi 13, yang sebelumnya sudah ada 11 komisi. 

"Tunggu saja, minggu-minggu depan lah," imbuhnya.

Lebih jauh, Utut menyebut bahwa pembentukan kabinet bisa saja dilakukan setelah pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang.

"Artinya AKD akan tersusun setelah dilantik, kan kita belum tahu kabinetnya 44, 47, atau 40. Kita tunggu," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya