Berita

Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah/Ist

Politik

Pemilih Jangan Tergocek Hasil Survei Pilkada Jakarta

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 08:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemilih Jakarta diminta tidak tergocek dengan hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga survei untuk memotret elektabilitas tiga pasangan calon (paslon) Cagub-Cawagub yang berlaga di Pilkada Jakarta 2024.

Mereka adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen, dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

"Hasil Pilkada Jakarta akan ada kejutan, jangan percaya begitu saja hasil survei," kata Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin (7/10).


Sejauh ini, kata Endriansah, pasangan RK-Suswono yang diusung koalisi raksasa selalu berada di peringkat teratas hasil survei. Sementara Pramomo-Rano mengekori di posisi kedua. Terakhir Dharma-Kun di peringkat buncit.

"Kajian FPPJ semua paslon masih sama kuat. Hasil pilkada belum ketahuan sampai pencoblosan 27 November 2024," kata Rian, sapaan Endriansah.

Sementara itu, survei Indonesia Strategic Institute (Instrat) mengungkapkan pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) memiliki elektabilitas yang lebih unggul.

RIDO masih memimpin dengan dukungan publik sebesar 48,29 persen, Di urutan kedua, pasangan Pram-Rano memperoleh 31,71 persen, sementara pasangan Dharma-Kun hanya mendapat 4,34 persen.

Selain itu, sebanyak 15,66 persen pemilih menyatakan belum menentukan pilihan.

Lebih lanjut, survei juga menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Jakarta, yaitu 64,11 persen, yakin bahwa Pilkada 2024 akan selesai dalam satu putaran. 

Hanya 16,20 persen yang memprediksi pemilihan berlangsung dalam dua putaran, sementara 19,69 persen memilih opsi TT/TJ (tidak tahu/tidak jawab).




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya