Berita

Tangkapan layar Calon Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno/RMOL

Politik

Pram-Rano Ingin Bikin Birokrasi Jakarta Enggak Ribet

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 00:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ribetnya birokrasi di Jakarta, menjadi fokus pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno.

“Encang Cing nyak babe dan saudara-saudara sekalian. Pokoknya nggak ribet dah, kami cuman mau bilang perubahan itu bisa kok, tanpa harus bikin kepala puyeng,” kata calon wakil gubernur Jakarta Rano Karno dalam menyampaikan visi dan misi debat perdana PIlkada Jakarta 2024, di JIExpo, Kemayoran, Minggu malam (6/10).

Menurutnya, pemerintah daerah Jakarta harus bisa menjadi kawan bagi warganya, yang mampu membantu rakyatnya dengan sepenuh hati. 


“Pemerintah itu Harusnya kayak teman yang asik, kalau mau bantuin ya bantuin beneran. Kalau yang ribet kita beresin,” ucapnya.

Ia menambahkan, Pram-Rano tidak akan membuka aplikasi baru untuk Jakarta, tapi akan memperbaharui aplikasi yang sudah ada dengan model yang lebih modern.

“Nggak perlu bikin aplikasi baru udah kita lanjutin aja aplikasi Jaki jadi lebih canggih dan lebih responsif kita bikin layanan untuk kota Jakarta cukup dalam satu genggaman saja kita,” ujarnya.

Rano menuturkan, untuk mewujudkan Jakarta yang aman dan nyaman ia akan merekam Jakarta dengan CCTV 24 jam di setiap RT. Selain itu, untuk ketahanan budaya ia  ingin seniman kita fokus berkarya.  

Khusus untuk yang disabilitas dan Lanjut Usia, Pram dan Rano akan bangun Jakarta yang adil dan peduli dan tidak pilih kasih.

“Kami ingin Warga Jakarta gua bangga tinggal di sini gua bisa sekolah gua bisa bekerja dan bisa tersenyum bayagia mari kita wujudkan jakarta kota global,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya