Berita

OnePlus/Net

Tekno

Tersandung Sengketa Paten, Jerman Blokir Penjualan Ponsel OnePlus

SABTU, 05 OKTOBER 2024 | 14:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

OnePlus dan induknya Oppo terlibat dalam sengketa paten yang sangat berkepanjangan dengan Nokia di masa lalu, yang pada satu titik menyebabkan perangkat OnePlus dan Oppo dilarang dijual di Jerman.

Kini, sejarah terulang. Kali ini produsen China terlibat sengketa paten dengan InterDigital atas paten utama untuk 5G dan teknologi seluler lainnya.

Atas permasalahan tersebut OnePlus menyatakan menerima dan akan terus bernegosiasi dengan pihak terkait.


"OnePlus sangat menghargai hak kekayaan intelektual dan akses yang adil terhadap paten penting standar, yang sangat penting untuk mendorong inovasi dalam industri ini," menurut pernyataan perusahaan, seperti dikutip dari GSM Arena, Sabtu (3/10).

"Kami akan terus bernegosiasi dengan InterDigital dan ingin menyelesaikan masalah ini secara damai," katanya.

OnePlus melanjutkan dengan menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan produk dan layanan di Eropa.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya