Berita

Raffi Ahmad/Ist

Politik

Rhenald Kasali Komentari Gelar Doktor HC Raffi Ahmad: Kita Nggak Ketemu Tuh Kampusnya

JUMAT, 04 OKTOBER 2024 | 07:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Prof. Rhenald Kasali ikut menanggapi selebritas Raffi Ahmad yang mendapatkan gelar doktor kehormatan atau honoris causa (HC) Lembaga Universal Institute of Professional Management (UIPM).

"Selamat Raffi Ahmad memperoleh gelar doktor kehormatan dari salah satu kampus di Thailand, tapi kita nggak ketemu tuh kampusnya (dimana)," kata Rhenald melalui video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya yang dilihat redaksi, Jumat (4/10).

Rhenald mengatakan, sejauh ini publik masih bertanya-tanya terkait keberadaan kampus UIPM yang disebutkan  tersebar di empat negara yakni Thailand, Rusia, Amerika Serikat dan Indonesia.


"Tentu saja banyak yang bertanya-tanya (terkait kampus UIPM)," kata Rhenald.

Rhenald berpendapat siapa saja berhak mendapatkan gelar kehormatan. Namun gelar itu sepatutnya dipantas-pantasi sesuai pencapaiannya.

"Setelah diberikan atau didapatkan ya boleh-boleh saja memakai gelar apa saja," kata Rhenald.

Rhenald menambahkan, di University of Illinois, apabila ada kegiatan wisuda selalu ada pidato dari doktor honoris causa yang biasanya mereka adalah pengusaha-pengusaha terkenal.

"Saking terkemukanya mereka bisa menyumbang jutaan dolar untuk kampus. Mereka juga menyumbangkan ilmu pengetahuan, adakalanya hak paten ikut disumbangkan. Sehingga mereka pantas mendapatkan gelar honoris causa," kata Rhenal. 

Raffi Ahmad diketahui memperoleh gelar doktor kehormatan pada jurusan "Event Management and Global Digital Development" (Manajemen Acara dan Pengembangan Digital Global) di Lembaga Universal Institute of Professional Management (UIPM).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya