Berita

Adrianus Meliala/Net

Politik

Adrianus Meliala Prihatin, Seleksi Kepala Ombudsman Mandek di 6 Daerah

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 20:16 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Keprihatinan atas mandeknya proses seleksi calon kepala ombudsman perwakilan pada 6 provinsi di Indonesia muncul dari kalangan mantan pimpinan lembaga pengawas layanan publik itu sendiri. 

Adalah mantan Anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala yang mengatakan keprihatinan atas tidak tuntasnya proses seleksi yang kini sudah masuk pada tahapan 4 besar calon kepala ombudsman tersebut.

“Saya juga bingung dengan situasi ini,” katanya kepada RMOLSumut, Kamis (3/10).


Guru besar Universitas Indonesia yang memiliki keahlian ilmu kriminologi ini mengatakan, kejadian seperti ini seharusnya tidak terjadi jika semuanya mengacu pada regulasi yang tepat tanpa ada konflik kepentingan.

“Saat kami menjabat, tidak ada repotnya mengurus hal itu sepanjang semua berada dalam ketentuan dan pelaksananya tidak ada konflik kepentingan,” tegasnya.

Diketahui, proses seleksi calon kepala Ombudsman RI perwakilan pada 6 daerah di Indonesia menjadi tidak jelas kelanjutannya. Daerah tersebut yakni Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Bengkulu dan Sumatera Utara.

Ombudsman RI lewat Pengumuman Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Hasil Ujian Tertulis Seleksi Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia menyatakan hanya 4 calon yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya.

Namun sejak pengumuman tersebut tiba-tiba terjadi penghentian tahapan tanpa alasan yang jelas. 

Kepala Ombudsman RI Pusat, M Najih yang dikonfirmasi juga terkesan tidak mampu memberikan alasan yang gamblang mengenai hal ini. Ironisnya ia mengatakan hal ini masih dalam proses 

“Masih proses pleno di pimpinan,” katanya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya