Berita

Jorge Martin bersaing ketat dengan Francesco Bagnaia untuk menjadi juara MotoGP 2024/Net

Olahraga

Ketimbang Bagnaia, Marquez Lebih Jagokan Martin Juara MotoGP 2024

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 19:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peta persaingan menjadi juara MotoGP 2024 kini hanya menyisakan Jorge Martin dan Francesco Bagnaia. Sementara Marc Marquez dipastikan terpental usai gagal finis pada balapan utama di seri GP Indonesia di Sirkuit Mandalika akhir pekan lalu.

Pembalap Gresini Racing itu kini terpaut 78 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen MotoGP, usai balapan di Mandalika. Meski finis ketiga di sprint race, Marquez harus keluar dari balapan utama akibat motornya terbakar di tengah balapan.

Bagi Marquez, dengan sisa 10 balapan dari 5 seri, dirinya sudah tak punya peluang lagi. Kini hanya Martin dan Bagnaia yang masih berpeluang menjadi jawara di akhir musim nanti.


"Dengan nol poin baik Bastianini dan aku di Mandalika, maka itu adalah game over di kejuaraan dunia. Kami tidak boleh gagal finis. Mereka berdua (Bagnaia dan Martin), jika gagal masih bisa bersaing. Sedangkan kami dilarang gagal. Sekarang hanya di antara mereka," ucap pembalap asal Spanyol ini, kepada AS, Kamis (3/10).

Marquez menyebut Martin lebih diunggulkan menjadi juara, meski Bagnaia juga tetap punya peluang.

"Pembalap yang menurutku lebih kencang saat ini adalah Martin. Dia itu pembalap yang konsisten di semua situasi, entah dia terpeleset di lintasan atau punya kondisi ban yang lebih baik atau lebih buruk, dia selalu di depan," puji juara dunia 8 kali itu. 

"Mungkin, karena keunggulan poin ini dan terutama karena apa yang sedang kita lihat di atas lintasan, Martin punya keuntungan, tapi Anda tidak akan pernah tahu," tutup Marc Marquez.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya