Berita

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos/Istimewa

Politik

Kinerja DPR bakal Terpengaruh Artis yang Dompleng jadi Anggota Legislatif 2024

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keberadaan sejumlah artis atau pesohor yang lolos sebagai anggota parlemen diperkirakan bakal menjadi ujian bagi kelembagaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos, menilai kinerja DPR akan terpengaruh, apabila kualitas artis yang terpilih menjadi anggota legislatif tidak memiliki gagasan konstruktif untuk kepentingan masyarakat. 

"Hanya akan jadi beban lembaga DPR, jika para artis yang terpilih hanya bermodalkan popularitas semata dan berorientasi menjadikan lembaga DPR sekadar lembaga profesi untuk mengamankan akses sumber daya, mendulang rente," ujar Subiran kepada RMOL, Kamis (3/9). 


Dia menjelaskan, meski jumlah artis yang masuk parlemen hanya sekitar 20 orang dari total 580 anggota legislatif yang menang di Pileg 2024, namun kualitas DPR tetap akan dipertanyakan publik. 

"Profesi wakil rakyat itu harus mewujud dalam fungsi legislasi, dalam hal ini membuat Undang-undang yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan rakyat," tutur pengamat politik yang kerap disapa Biran itu. 

Selain itu, dia juga memandang fungsi penganggaran atau budgeting oleh DPR juga harus dipelototi masyarakat luas. Karena jangan sampai uang negara malah dikorupsi oleh oknum anggota legislatif yang tidak bertanggungjawab. 

"Fungsi budgeting dalam hal ini mengupayakan dan menata anggaran pendapatan dan belanja negara yang sesuai dengan berpihak pada rakyat," ucap magister Ilmu Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu. 

"Serta, fungsi controlling, dalam hal ini mengawasi setiap pelaksanaan kebijakan eksekutif dalam mengelola dan menggunakan anggaran negara, dan dalam menjalankan setiap kebijakan agar berpihak dan mengedepankan kepentingan rakyat," tandas Subiran.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya