Berita

Tangkapan layar Bambang Wuryanto (paling kanan) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (3/10)/RMOL

Politik

Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan MPR

Teriakan “Korea” Bergemuruh Ketika Nama Bambang Pacul Disebut

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 12:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Teriakan Korea bergemuruh saat nama kader senior PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul disebut oleh pimpinan rapat.

Hal itu terjadi dalam Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan MPR RI periode 2024-2029 Guntur berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (3/10).

Semula, pimpinan sementara rapat paripurna penetapan pimpinan MPR Guntur Sasono membacakan nama-nama tokoh yang bakal mengisi kursi pimpinan MPR.


Ketika menyebut Bambang Wuryanto, lantas 545 anggota MPR  dari 732 anggota dari 8 fraksi bertepuk tangan sambil berdiri lalu meneriakkan Korea.

"Dari Fraksi PDIP, Bambang Wuryanto," ucap Guntur Sasono dalam rapat.

"Koreaa, Koreaaa," teriak mayoritas anggota MPR sambil berdiri dan bertepuk tangan.

Mendapati momen tersebut, Guntur Sasono melempar senyuman dan melanjutkan penetapan pimpinan MPR dari fraksi lainnya.

Diketahui, Bambang Wuryanto merupakan Ketua Komisi III DPR periode 2019-2024, dalam setiap pernyataannya pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu kerap menyebut koleganya di parlemen sebagai Korea.

Selain itu, dia juga identik dengan pernyataan filosofis dan hakikat hidup untuk masyarakat kelas bawah hingga atas dan menyebut semua kalangan sebagai Korea. 

Bagi masyarakat sukses, ia menyebutnya Korea melenting dan kerap dijadikan masyarakat sebagai bahan untuk mengilustrasikan kelompok masyarakat tertentu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya