Berita

Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid/RMOL

Politik

Golkar Pastikan Meutya Hafid Masuk Kabinet Prabowo-Gibran

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar memastikan kader terbaiknya Meutya Viada Hafid masuk dalam jajaran menteri pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sekjen Partai Golkar Sarmuji menegaskan Meutya masuk ke dalam daftar nama menteri Prabowo-Gibran.

Namun ia tidak mengatakan secara detail pos mana yang akan diduduki Ketua Komisi I tersebut.


"Yang jelas Bu Meutya dimasukan dalam daftar usulan tapi posisinya seperti apa nanti presiden terpilih yang menentukan," kata Sarmuji di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (2/10).

Sarmuji mengatakan terkait urusan menteri, Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto sebagai kepala negara dalam menentukan siapa saja pembantunya di kabinet.

Namun, ia memastikan Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sudah berbicara soal pos kementerian dengan Prabowo.

"Di internal Golkar sudah ada komunikasi, ketua umum sudah bicara sama Pak Prabowo tapi tentu hak prerogatif ada Pak Prabowo. kita tidak bisa mendahului keputusan Pak Prabowo," jelasnya.

Ia menambahkan Golkar sudah menentukan sejumlah nama kader beringin yang bakal menjadi pembantu Prabowo di kementerian.

"Tapi kita sudah identifikasi kader-kader terbaik kita yang siap masuk ke dalam kabinet urusan siapa nanti yang masuk kita serahkan kepada Pak Prabowo," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya