Berita

Dok Foto/Ist

Bisnis

Kolaborasi Bank Mandiri dengan KAI Group Perluas Ekosistem Digital di Sektor Transportasi

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 13:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bank Mandiri dan KAI Group terus konsisten memperluas ekosistem digital untuk menghadirkan layanan yang Adaptif dan Solutif kepada masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui sinergi Bank Mandiri dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group  demi memperluas solusi perbankan digital di ekosistem transportasi.

Dalam rangka implementasi sinergi antar BUMN tersebut, pada tanggal 1 Oktober 2024 sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Riduan dan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (1/10).

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Riduan menyatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi Bank Mandiri untuk mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia. 


“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan dukungan finansial dan layanan perbankan yang terbaik, serta memfasilitasi pertumbuhan dan kesuksesan Kereta Api Group dalam mencapai tujuan dan visi Perusahaan Menjadi Solusi Ekosistem Transportasi Terbaik untuk Indonesia,” ujar Riduan dalam kerterangan yang diterima redaksi, Rabu (2/10).

Kerja sama ini mencakup berbagai layanan dan produk perbankan, termasuk penggunaan teknologi Near Field Communication (NFC) untuk sistem pembayaran tiket KRL dan LRT. Dengan fitur Livin' by Mandiri, penumpang dapat menikmati kemudahan pembayaran melalui fitur NFC di KRL dan LRT, yang terintegrasi langsung dengan layanan Bank Mandiri.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan mengembangkan solusi pembayaran berbasis QRIS di loket-loket stasiun dan vending machine di seluruh jaringan KAI. Interkoneksi ini, memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran dengan lebih cepat dan mudah melalui super app Livin’ by Mandiri.

Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan volume transaksi ritel di sektor transportasi. Solusi pembayaran yang lebih mudah dan terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri dan QRIS di seluruh ekosistem KAI diperkirakan akan menarik lebih banyak pengguna transportasi umum untuk beralih ke pembayaran digital.

“Kolaborasi ini adalah bagian dari strategi kami untuk terus menggali potensi bisnis di berbagai ekosistem, khususnya di sektor transportasi yang menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional. Kami percaya, melalui inovasi digital yang Adaptif dan Solutif, kami dapat memberikan nilai tambah bagi percepatan ekonomi digital Indonesia,” terang Riduan menambahkan.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga turut memperluas layanan top up saldo Kartu Multi Trip (KMT) melalui aplikasi Livin' by Mandiri. Layanan ini menurut Riduan, akan memudahkan pengguna transportasi umum dalam mengisi saldo kartu mereka dengan lebih praktis.

Selain mendukung transaksi ritel, kerja sama ini juga mencakup solusi keuangan lainnya, seperti penawaran layanan payroll untuk karyawan KAI Group dan berbagai benefit yang termasuk dalam paket Employee Package Benefit. 

Layanan ini memungkinkan karyawan KAI untuk menikmati berbagai kemudahan dalam pengelolaan keuangan pribadi, mulai dari layanan perbankan hingga fasilitas pinjaman dengan suku bunga kompetitif.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, menyampaikan kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi operasional KAI. 

"Kami melihat Bank Mandiri sebagai mitra strategis yang dapat mendukung berbagai kebutuhan operasional dan pengembangan kami. Layanan perbankan digital dari Bank Mandiri akan sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan dan mempercepat digitalisasi di lingkungan KAI," ungkap Didiek.

“Kerja sama ini adalah salah satu wujud nyata sinergi BUMN dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih kuat dan terintegrasi di Indonesia. Dengan berbagai inovasi dan layanan perbankan digital yang ditawarkan, Bank Mandiri dan KAI Group siap membawa sektor transportasi ke era baru yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” pungkas Didiek.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya