Berita

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin di sela acara International Symposium on Innovative Masjid (ISIM) di Solo, Selasa, 1 Oktober 2024/RMOL

Nusantara

Cegah Stunting dan Perceraian, Catin Harus Ikut Bimwin

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 05:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dari Kantor Urusan Agama (KUA) sangat potensial dalam menurunkan angka stunting.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menjelaskan dengan mengikuti Bimwin, calon pengantin (catin) mendapat banyak wawasan terkait bagaimana hidup berumah tangga, juga diajarkan bagaimana mendidik dan merawat anak serta memperhatikan kesehatan dan kebutuhannya.  

Faktor determinan timbulnya stunting terjadi sejak masa kehamilan. Melalui Bimwin, catin mendapat pemahaman dini terkait dunia pernikahan dan keluarga, termasuk mempersiapkan kehamilan.


Kamaruddin menegaskan saat ini para catin akan diwajibkan mengikuti Bimwin.

"Regulasi Kemenag saat ini sejatinya sudah mewajibkan catin mengikuti Binwin yang di dalamnya ada banyak wawasan," tegas Kamaruddin di hadapan media di Solo, Selasa malam (1/10). 

"Ada korelasi positif antara Bimwin dan ketahanan keluarga. Karenanya, kami sudah terbitkan edaran kepada seluruh KUA bahwa seluruh calon pengantin harus ikut Bimwin," tambahnya. 

Selain itu, Bimwin juga berperan penting dalam memitigasi agar tidak terjadi perceraian. Menurut Kamaruddin, mereka yang mengikuti Bimwin akan lebih kuat dalam mempertahankan keluarganya.

Menurut Kamaruddin, hal ini terbukti dengan menurunkan angka perceraian sebanyak 10 persen pada 2023. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka perceraian pada 2023 adalah 463.654 kasus. Angka itu mengalami penurunan hingga 10 persen dibandingkan pada 2022 yang mencapai 516.344 kasus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya