Berita

KPU Jakarta Pusat menggelar sosialisasi Pilkada Jakarta 2024 di Kemayoran, Jakarta Pusat/Ist

Politik

KPU Jakpus Ajak Masyarakat Cerdas Memilih

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 01:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keberagaman kultur Jakarta sepatutnya bisa dipersatukan melalui gelaran Pilkada Serentak 2024. Berbeda pilihan bukan berarti tidak bersatu.

Demikian dikatakan Kepala Divisi Hukum KPU Jakarta Pusat, Roy Sofia Fatra Sinaga saat menggelar sosialisasi Pilkada Jakarta 2024 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/10).

"Wajah baru Jakarta ditentukan dengan suksesnya Pilkada Jakarta. Kepemimpinan baru Gubernur Jakarta menentukan siap atau tidaknya menjadi Kota Global," kata Roy. 


Roy menekankan bahwa masyarakat agar cerdas dalam memilih. Ia juga mengingatkan ASN dan pengurus RT/RW agar menjunjung netralitas dalam Pilkada Jakarta.

Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Jakarta Pusat Ahmad Husen Borut mendorong masyarakat antusias menyambut pesta demokrasi Pilkada Jakarta.

"Bukan sekedar euforia pestanya tapi juga upaya mensukseskan Pilkada Jakarta tanpa ada kesalahan dan masalah didalamnya," kata Husen.

Terkait validasi pemilih, Husen menjelaskan, tahapan demi tahapan sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mulai dari data pemilih sementara sampai tahapan data pemilih tetap. 

KPU Jakarta Pusat juga telah melalui tahapan pemutahiran data hingga pemetaan TPS. 

"Bahkan untuk bahan validasi data data pemilih sudah dilalui. Terakhir KPU Jakarta Pusat juga telah mengerjakan penyusunan daftar hasil pemutakhiran," demikian Husen.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya