Berita

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah/Ist

Olahraga

Kontingen Jakarta Kirim 389 Orang ke Peparnas Solo

Target 5 Besar
SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 05:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Provinsi DKI Jakarta memberangkatkan 389 orang, terdiri dari 167 atlet, 90 pelatih dan asisten pelatih, serta 132 ofisial, dalam Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Tahun 2024, di Solo, Jawa Tengah, pada 2-14 Oktober 2024. 

"Melihat kesiapan seluruh peserta, kita harus yakin bisa menunjukkan penampilan yang terbaik. Perlihatkan daya juang kita, dan juga tetap menjunjung sportivitas," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono saat pelepasan di Balai Kota Jakarta, Senin (30/9).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah menjelaskan, dasar hukum pelaksanaan kegiatan Peparnas adalah Surat Keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Deputi Bidang Pemberdayaan Olahraga Nomor 68 tahun 2024 tentang Penetapan Tuan Rumah Peparnas Ke-17 tahun 2024 di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah.


"Maksud dan tujuan yang pertama, memberikan kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi para atlet penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dan berprestasi dalam multievent olahraga disabilitas tingkat nasional," kata Andri.

"Yang kedua, memberikan apresiasi kepada para atlet disabilitas, sekaligus memberikan motivasi dan inspirasi bagi masyarakat Jakarta, bahwa kita hidup dalam kesetaraan. Walaupun memiliki keterbatasan, namun tetap dapat berprestasi, dalam hal ini di bidang olahraga," sambungnya.

Untuk tahun 2024, Andri menargetkan 28 emas, 31 perak, dan 24 perunggu, atau masuk dalam 5 besar klasemen perolehan medali.

Kontingen DKI Jakarta akan bertanding dalam 13 cabang olahraga (cabor) dari 20 cabor yang dipertandingkan, yaitu anggar kursi roda, catur, tenis meja, judo tunanetra, bulutangkis, renang, angkat berat, menembak, panahan, boccia, tenis kursi roda, tenpin bowling, dan e-sport.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya