Berita

Maskot PON XXI Aceh-Sumut 2024/Ist

Olahraga

Pembayaran Honor Panitia Pertandingan PON XXI Terlambat

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 22:21 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Panitia pelaksana pertandingan pada PON XXI 2024 di Sumatera Utara mengalami keterlambatan pembayaran honor. Pihak PB PON mengatakan hal ini karena persoalan teknis.

“Ada kendala teknis,” kata Ketua Bidang Pertandingan Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Wilayah Sumut Budi Syahputra, Minggu (29/9) sore.

Meski masih terkendala, namun ia memastikan honor tersebut akan segera dibayarkan. 


“Paling tidak Senin (30/9/2024) semua honor sudah ditransfer apabila sudah sesuai dengan aturan atau syarat,” kata Budi.
 
Budi pun memaparkan, proses pembayaran Panpel atau panitia yang tergabung di PB PON. Proses dimulai dari memenuhi dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Selanjutnya ada proses verifikasi dokumen.
 
“Setelah diverifikasi, dokumen akan diproses di Bank Sumut, begitulah prosesnya, sampai saat ini ada laporan cabang olahraga (Cabor) yang masih berproses di Bank Sumut, ada beberapa yang masih diverifikasi, dan ada sedikit lagi yang belum menyerahkan dokumen,” kata Budi.
 
Budi juga mengungkapkan, sudah ada 7 Cabor yang selesai pembayarannya. PB PON XXI Sumut mendorong cabor ataupun bidang yang lain untuk segera menyelesaikan proses administrasi pembayaran.
 
“Intinya, jika proses pemenuhan administrasi atau dokumen sudah beres, pasti akan dibayar,” tegas Budi
 
Budi juga mengungkapkan, ada Cabor dan bidang PB PON yang belum melaporkan administrasi untuk pembayaran. Pihaknya terus memantau Cabor yang belum menyelesaikan administrasi untuk pembayaran.
 
“Kami terus mendorong semuanya untuk menyelesaikan proses administrasi, kita harap Minggu depan semuanya sudah masuk dan langsung dibayarkan,” kata Budi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya