Berita

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani/Net

Dunia

Italia Siap Kirim Pasukan ke Palestina

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 11:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Melihat situasi yang semakin kacau di Timur Tengah, Italia menyampaikan kesiapannya untuk mengirim tentara perdamaian ke Palestina. 

Dalam wawancara dengan surat kabar Avvenire pada Senin (30/9), Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyoroti dua pemerintahan berbeda di Palestina yakni Gaza yang berada di bawah kontrol Hamas, sedangkan Tepi Barat dipimpin oleh otoritas Palestina. 

Menurut Tajani, Palestina harusnya memiliki satu pemerintahan yang kuat dan menyatakan kesiapan Italia memfasilitasi integrasi keduanya. 


"Tujuan kami adalah untuk memfasilitasi integrasi ini, mungkin untuk waktu yang terbatas, dengan kehadiran misi PBB yang dipimpin Arab di bawah bimbingan otoritas Palestina," tegasnya. 

Tajani juga menyebut Italia siap mengirim pasukan perdamaian bersama PBB guna mendukung proses pembentukan negara Palestina yang diakui oleh banyak pihak termasuk Israel.

“Kami siap mengirim pasukan kami bersama PBB untuk pembentukan negara Palestina yang diakui oleh Israel dan yang mengakui Israel,” ujarnya. 

Menlu Italia itu lebih lanjut menggambarkan situasi di Timur Tengah semakin tegang dengan tewasnya pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah dalam serangan Israel pekan lalu. 

"Sayangnya, risiko meningkatnya ketegangan tampaknya terus terjadi saat ini. Saat ini, kami bekerja lebih keras dari sebelumnya untuk mencapai gencatan senjata di Lebanon dan Gaza," ujarnya. 

Dikatakan Tajani pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak Tel Aviv, Beirut, dan Teheran untuk memantau perkembangan di Lebanon dan siap mengevakuasi warganya apabila situasi semakin kacau. 

"Kami mendesak semua orang untuk segera pergi. Sementara kami melanjutkan upaya diplomatik untuk mengurangi ketegangan, situasinya masih sulit," imbaunya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya