Berita

Prabowo Subianto bersama Sultan B Najamudin, Yorrys Raweyai, Tamsil Linrung, dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas/Ist

Politik

Sultan Najamudin Calon Kuat Pengganti LaNyalla?

SABTU, 28 SEPTEMBER 2024 | 10:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sultan B Najamudin diklaim mengantongi dukungan dari 110 anggota DPD untuk menjadi Ketua DPD RI periode 2024-2029.

Bahkan mereka telah mendeklarasikan dukungan yang disampaikan dalam kegiatan peluncuran buku "Green Democracy" karya Sultan B Najamudin di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (27/9).

Anggota DPD Angelo Wake Kako mengatakan, seratusan Anggota DPD ini berasal dari petahana dan anggota baru. Mereka mendeklarasikan dukungan karena menginginkan sosok pembawa perubahan setelah kepemimpinan Ketua DPD periode sebelumnya, LaNyalla Mahmud Mattalitti.


"Perjalanan lima tahun DPD dalam membangun kemitraan kurang maksimal. Kita butuh sosok yang bisa membangun sinergisitas, dan posisi itu ada di Pak Sultan," kata Angelo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/9).

Jika tidak ada perubahan, dukungan 110 senator tersebut bisa memperkuat Sultan B Najamudin menang aklamasi dalam pemilihan awal Oktober 2024 nanti.

Angelo mengatakan, deklarasi dukungan kepada Sultan B Najamudin turut menyertakan paket Pimpinan DPD RI. Berdasarkan tata tertib DPD RI, pencalonan pimpinan perlu diajukan melalui sistem paket dengan mengajukan empat nama.

Adapun sejumlah senator yang didukung untuk menjadi Pimpinan DPD RI itu, yakni Sultan B Najamudin, Yorrys Raweyai, Tamsil Linrung, dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas.

"Ini paket yang ideal. Sangat Indonesia, mewakili kaum perempuan ada, Pak Sultan, kelompok dari timur ada Bang Yoris, ini satu yang luar biasa," tutup senator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Sultan B Najamudin juga sebelumnya mengunjungi Presiden terpilih Prabowo Subianto di rumah dinas Prabowo, Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (24/9). Pertemuan itu membahas isu geopolitik, ekonomi, hingga pembangunan daerah.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya