Berita

DHL Express/Ist

Bisnis

Tarif Kirim Barang DHL Express Naik Mulai 1 Januari 2025

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 23:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perusahaan pengiriman barang ekspres internasional DHL Express bakal menaikkan tarif layanannya di Indonesia mulai 1 Januari 2025. 

“Dengan penyesuaian harga tahunan, kami dapat terus berinvestasi pada jaringan kami untuk meningkatkan ketahanan dan kemampuan beradaptasi, memastikan dukungan yang konsisten untuk bisnis pelanggan kami, terlepas dari kondisi eksternal," kata Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad dalam keterangannya, Jumat (27/9).


Ahmad Mohamad mengatakan, penyesuaian harga dilakukan setiap tahun  dengan mempertimbangkan inflasi dan dinamika mata uang serta biaya administrasi terkait dengan peraturan dan langkah-langkah keamanan. 

Ahmad Mohamad mengatakan, penyesuaian harga dilakukan setiap tahun  dengan mempertimbangkan inflasi dan dinamika mata uang serta biaya administrasi terkait dengan peraturan dan langkah-langkah keamanan. 

"Langkah-langkah ini diperbarui secara rutin oleh otoritas nasional dan internasional di lebih dari 220 negara dan seluruh wilayah di mana DHL Express beroperasi. Penyesuaian harga akan bervariasi tiap negara, tergantung pada keadaan lokal," kata Ahmad Mohamad.

Dengan sekitar 395 ribu karyawan di lebih dari 220 negara dan wilayah di seluruh dunia, DHL menghubungkan orang dan bisnis dengan aman dan andal, memungkinkan arus perdagangan global yang berkelanjutan. DHL Group menargetkan untuk mencapai logistik emisi net-zero pada tahun 2050.

Dengan solusi khusus untuk pertumbuhan pasar dan industri termasuk teknologi, ilmu hayati dan perawatan kesehatan, teknik, manufaktur dan energi, mobilitas otomotif dan ritel, DHL secara tegas diposisikan sebagai perusahaan logistik untuk dunia.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya