Berita

Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Komitmen Prabowo Lanjutkan Pondasi Ekonomi Jokowi, Beri Kepastian bagi Investor

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 08:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komitmen Presiden terpilih Prabowo Subianto melanjutkan pondasi ekonomi era Presiden Joko Widodo akan memberi kepastian bagi investor.

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin, Prabowo yang berlatar pengusaha paham betul pentingnya stabilitas demi pertumbuhan ekonomi.

“Saya yakin dengan komitmen Prabowo membangun ekonomi berkelanjutan. Pondasinya dibangun Jokowi, Prabowo melanjutkannya," ujar Ujang dalam kepada wartawan, Jumat (27/9).


Ujang menilai konsistensi melanjutkan kebijakan di sektor ekonomi adalah PR Indonesia. Sejak Indonesia tak memiliki GBHN kerap terjadi bongkar pasang lembaga atau kementerian yang menyebabkan sulitnya tercapai stabilitas.

Oleh karena itu, Ujang menilai inilah momentum Prabowo menciptakan stabilitas lintas pemerintahan.

"Sangat penting menjaga pondasi ekonomi era selanjutnya sambil terus membangun pertumbuhan," katanya.

Menurutnya, langkah Prabowo akan menjadi acuan bagi investor. Karena itu dia yakin Prabowo akan memberikan kepastian berupa kepastian hukum, stabilitas politik, dan akan mempertahankan stabilitas ekonomi yang sudah terbangun di era Jokowi.

“Langkah Prabowo akan menjadi acuan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Yakni dengan kepastian hukum, stabilitas politik, dan memberantas korupsi," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya