Berita

Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto/Ist

Politik

Dibocorkan Puan, Megawati-Prabowo Bertemu di Tempat Asyik

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 14:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani membocorkan waktu dan tempat pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Puan mengatakan pertemuan kedua tokoh bangsa itu akan dilangsungkan di sebuah tempat yang nyaman.  

"Di tempat yang asyik. Tempat kan hanya tempat yang pasti, yang penting adalah pertemuannya," kata Puan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9).


Puan menambahkan, pertemuan tersebut akan dilangsungkan di waktu yang tepat, karena harus mencocokkan waktu keduanya. Namun yang pasti, pertemuan sang ibunda dengan Prabowo akan terealisasi dalam waktu dekat.

"Ya insya Allah akan segera kita adakan pertemuan antara Ibu Mega dengan Pak Prabowo. Dalam waktu yang timingnya tepat,” kata Puan.

"Enggak selalu tunggu tungguan, kan beliau berdua mempunyai jadwal yang sama-sama sibuk. Namun, kita sudah bicara juga bersama-sama, yang bisa saya sama-sama pahami beliau berdua sama berkeinginan untuk bertemu," demikian Puan. 

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tinggal mencocokkan waktu dan tempat.

Sebab, komunikasi keduanya sudah berjalan dan terus terjalin hingga saat ini.

“Jadi sebenarnya begini, komunikasi-komunikasi sudah dijalankan, tetapi kemudian masalah tanggal, masalah tempat, ini juga masih dipastikan, karena masing-masing saling mencocokkan,” kata Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (26/9). 

Kendati demikian, Dasco memastikan bahwa jamuan dan hidangan yang akan disajikan dalam pertemuan Prabowo dan Megawati nanti sudah dipersiapkan.

“Yang pasti soal makanan sudah ditentukan. Itu aja,” tukasnya.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya