Berita

Ilustrasi/RMOL-AI

Bisnis

Indonesia Harus jadi Pemain Utama Pasar Baterai dan Stainless Steel

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 14:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia mematok target untuk menjadi pemain utama produsen baterai kendaraan listrik global dan stainless steel dunia.

Target tersebut sebagai bagian dari peta jalan (roadmap) hilirisasi nikel yang diterapkan, 

Direktur Hilirisasi Perkebunan, Kelautan, Perikanan, dan Kehutanan Kementerian Investasi/BKPM Mohamad Faizal, mengatakan, Indonesia adalah penghasil nomor satu bahan baku nikel. 


"Nikel kita bahan bakunya nomor satu di dunia, tapi dari sisi supply chain kita tidak melihat nama Indonesia sebagai eksportir produk-produk nikel," katanya, di Jakarta, dikutip Kamis (26/9). 

"Kalau nikel ore kita memang sudah larang ekspornya, tapi di nikel sulfat, precursor baterai, baterai pack, kita belum menemukan nama Indonesia sebagai pengekspor," terangnya.

Target tersebut dipatokkan mengingat pemerintah telah menerapkan industri prioritas hilirisasi nikel yakni untuk pengembangan baterai kendaraan listrik yang memiliki potensi pasar sebanyak 5,91 triliun Dolar AS pada tahun 2045. 

Faizal juga menambahkan bahwa hilirisasi tidak hanya berhenti pada sektor nikel, tetapi juga akan diperluas ke 28 sektor lainnya. 

Pada 2040, ini diperkirakan akan menyerap investasi sebesar 618 miliar Dolar AS, meningkatkan ekspor hingga 857,9 miliar Dolar AS, menyumbang 235,9 miliar Dolar AS terhadap PDB, dan menciptakan lebih dari 3 juta lapangan kerja.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya