Berita

Calon Bupati Majalengka Eman Suherman/Ist

Politik

PILBUP MAJALENGKA 2024

Kekuatan Networking Bikin Elektabilitas Eman-Dena Paling Tinggi

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 19:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lembaga survei Indikator Politik merilis temuan peta elektabilitas calon kepala daerah Majalengka yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2024.

Dalam temuan survei pada periode 8-13 September 2024, pasangan Eman Suherman-Dena Muhamad Ramdhan menempati posisi teratas dengan elektabilitas 54,8 persen.

"Sementara untuk lawan, Karna Sobahi-Koko Suyoko mendapat elektabilitas 33,7 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Prof Burhanudin Muhtadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/9).


Burhanuddin mengungkap alasan perbedaan elektabilitas keduanya. Menurutnya, elektabilitas Eman-Dena mengalami tren kenaikan signifikan karena memiliki jejaring yang kuat di kalangan warga.

"Jadi network (Eman) di masyarakat cukup kuat karena persentasenya cukup besar yaitu 13,3 persen dan Pak Karna hanya 4,8 persen," ujar Burhanudin.

Sementara pasangan Karna-Koko belum memiliki basis dukungan yang solid.

Faktor pendukung lain yang membuat elektabilitas Eman-Dena naik adalah tingkat disukai lebih tinggi dibanding lawannya.

"Tingkat 'likeability' masyarakat terhadap Eman menyentuh angka 24,5 persen. Jadi kekuatan Pak Eman sebenarnya karena variabel perhatian pada rakyat," tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya