Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Gerakan Anak Abah Coblos 3 Paslon Peringatan Keras untuk Parpol

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gerakan Anak Abah tusuk tiga calon di Pilkada Jakarta yang dipelopori pendukung Anies Baswedan telah menimbulkan keresahan di antara kandidat calon gubernur dan wakil gubernur.

Analisis Komunikasi Politik Hendri Satrio  mengatakan bahwa memilih adalah hak dasar setiap warga negara, termasuk untuk memilih ataupun golput.

"Anak Abah tusuk 3 calon ini bener nggak? Boleh nggak? Ya kalau diomongin hak mah terserah," kata Hensat lewat video singkatnya di Instagram, Rabu (25/9).


Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu melihat gerakan ini sebagai bentuk kekecewaan pendukung Anies.

Setelah gagal di Pilpres 2024, Anies memutuskan untuk kembali maju di Pilkada Jakarta. Sayangnya di tengah perjalanan, Anies gagal mendapat tiket dari Parpol. Sehingga niatan maju Pilkada Jakarta harus pupus .

"Sekarang mau ngapain? Protes? Nggak suka abisnya Anies gagal nyalon di Pilkada Jakarta?Tapi ya namanya itu hak ya silakan saja," tegas Hensat.

Kendati begitu, ia menekankan pentingnya partisipasi dalam memilih dengan bijak, daripada memilih tidak mencoblos atau mencoblos semua paslon.

"Kalau kemudian partisipasi rendah dan gerakan anak abah tusuk tiga calon berhasil diikuti oleh seluruh mayoritas masyarakat Jakarta, lagi-lagi ini peringatan keras untuk partai politik," tegas Hensat.

"Supaya lebih membuka telinga, mendengarkan aspirasi rakyat, mendengarkan kemauan rakyat, menerima harapan para pemilik suara untuk bisa mengajukan pemimpin yang mereka memang inginkan maju ke dalam kontestasi demokrasi," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya