Berita

Dok Foto/Net

Nusantara

Negara Belum Hadir, Banyak Perempuan Pesisir Terjerat Pinjol

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 14:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kehadiran negara dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mengurus nelayan dan masyarakat pesisir khususnya kaum perempuan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar.

10 tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang memiliki komitmen untuk membangun maritim, ternyata juga tak menjawab permasalahan masyarakat pesisir.

Terkait itu, Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (DPD KPPI) Surabaya, Jihan Nafisah menyatakan pemerintah masih abai terhadap masalah pesisir khususnya yang menyangkut perempuan.


“Banyak perempuan di pesisir ini belum mendapat perhatian dari pemerintah atau bisa dibilang negara belum hadir. Padahal kaum perempuan ini pegang peran penting terhadap ekonomi pesisir,” kata Jihan dalam diskusi virtual bertajuk"Evaluasi Kebijakan Jokowi: Satu Dekade Memunggungi Lautan", yang dikutip redaksi, Rabu (25/9).

Lanjut dia, perempuan nelayan dan pesisir juga menghadapi risiko yang besar dalam menjalankan perannnya. Maka dari itu perlu asuransi nelayan untuk menjamin hidup mereka.

Belum lagi permasalahan modal yang sulit bagi mereka dalam mengembangkan usaha, khususnya dalam pengelolaan perikanan.

“Permodalan ini kita susah, akhirnya banyak yang kepepet beralih ke pinjol (pinjaman online). Ini cukup bikin sulit kita juga dampaknya. Awalnya mereka cuma download aplikasi-aplikasi pinjol akhirnya malah terjebak,” jelas Jihan.

Maka dari itu, ia meminta pemerintah khususnya KKP tidak menutup mata dalam permasalahan ini.

“Semoga pemerintah perhatikan kita,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya