Berita

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (25/9)/RMOL

Politik

PKB Tak Terlalu Ngarep Kursi Kabinet

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 14:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PKB tak berharap apapun di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nantinya, meskipun sudah nyatakan tegas bergabung dengan koalisi pemerintahan. 

Hal itu diungkapkan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (25/9). 

“PKB tidak punya kekuatan moral meminta atau berharap. Pokoknya kita secara moral mendukung pemerintahan ini aja. Sudah, buat PKB udah cukup dan tidak terlalu penting buat PKB ada di kabinet atau tidak di kabinet,” ungkap Cak Imin.


Atas dasar itu, Cak Imin juga menegaskan bahwa partainya menyerahkan urusan kabinet kepada Prabowo Subianto selaku Presiden Terpilih 2024-2029.   

“Secara moral PKB punya kewajiban moral untuk mendukung pemerintahan sukses. Tapi secara moral kita juga merasa tahu diri, nggak ikut-ikut lah. Dan kalau perlu, iya biar saja yang Pak Prabowo atur,” tegasnya. 

Bahkan, Cak Imin menyebut sekalipun PKB mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran namun tidak gabung ke koalisi pun tak masalah.   

“Yang mungkin PKB dukung dari luar juga bagus,” tukasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya